Senin, 28 Juni 2010

Tips : Porselen atau Keramik..?

Pasti setuju kalau salah satu benda antik yang menarik untuk dikoleksi dan diperjual belikan adalah barang antik yang terbuat dari Porcelain atau Keramik, tapi Membedakannya tidak semudah membedakan antara bahan kuningan dan besi.., saya perlu beberapa waktu dan sedikit "pengorbanan" untuk mulai memahaminya, sekedar berbagi pengetaghuan , Berikut ini cara praktis untuk membedakannya :
  • Perhatikan dengan seksama kemudian raba dengan perlahan, porselen memiliki permukaan padat ,lebih licin, bercahaya dan tidak terdapat pori-pori, sedangkan keramik relative lebih kasar dan kusam pada umumnya.
  • Apabila terdapat bagian yang cuil/ terkelupas maka lihat lapis bagian dalamnya : porselen akan sama , pecahan biasanya bertingkat-tingkat, sedangkan keramik akan terlihat memiliki lapisan bagian dalam yang dilapisi atau tepatnya diglansir bagian permukaannya.
  • Coba jentikan jari untuk mendengarkan bunyi dentingannya, porselen memiliki dentingan dengan gaung lebih lama dibanding dengan bahan keramik.
  • Apabila memungkinkan arahkan benda tersebut kearah Matahari atau letakan di sorot Lampu. Porselen akan terlihat menerawang sedangkan Keramik tidak.
Walaupun Porselen dan Keramik dibuat dari berbagai meterial yang hampir sama, termasuk bahan dasar kaca yaitu pasir silikat yang mempengaruhi kelicinan dari keduannya, akan tetapi Perbedaan terdapat dalam proses pembuatannya , dimana Porselen dibuat dengan memanaskan campuran materialnya dengan tingkat panas yang ekstrim sekali gus, sedangkan Keramik dibuat dengan campuran materialnya yang dipanaskan di suhu tertentu sebagai pelapis bahan dasarnya.